Mangapa Inherent tidak ada Internet/IIXnya?
Date: 04-06-08 12:02
Inherent tidak dirancang untuk memiliki koneksi ke Internet atau IIX. Tentu saja tidak tertutup kemungkinan untuk mengubah rancangan ini. Beberapa pertimbangan tidak adanya IIX atau Internet di Inherent adalah:
1. Inherent dirancang sebagai sarana riset jaringan komunikasi data untuk berbagai aplikasi.
2. Inherent dirncang sebagai sarana berbagi resource pendidikan yang dimiliki masing-masing membernya. Teorinya, pemilik resource tidak akan kehilangan satu bit pun data yang dimiliki dengan aktivitas sharingnya.
3. Inherent dirancang sebagai sarana komunikasi proses pembelajaran.
Saat ini kita baru merasakan butir 3 ini secara terbatas dalam bentuk sebatas aktivitas video teleconference. Beberapa perguruan tinggi telah merasakan kolaborasi perkuliahan jarak jauh baik yang bersifat aktivitas dengan dana hibah maupun mandiri.
Untuk butir 1, teman-teman di localnode banyak belajar mengelola jaringan dengan dynamic routing. Dengan berbagai algoritma dan router, telah dicobakan bekerjasama memilah paket data antar perguruan tinggi dengan paket data non perguruan tinggi. Pengalaman ini harus secepatnya bisa dishare dengan subnode-subnode. Untuk butir kedua, teman-teman yang berkecimpung di dunia teknologi informasi dan komunikasi telah menikmati surga inherent melalui tersedianya resource kambing.ui.ac.id, repo.ugm.ac.id dan seterus. Untuk sharing materi pembelajaran nampaknya perlu pendekatan personal antar dosen lebih dekat agar transfer informasi lebih komunikatif.
Mengapa Inherent tidak ada IIX/Internetnya? Pada pemikiran awal, kebedaraan Internet/IIX dikhawatirkan akan mendominasi penggunaan bandwidth. Dominasi ini dikhawatirkan akan mengganggu proses riset dan resource sharing antar perguruan tinggi. Mengani komentar di shoutbox website ini tentang masih digunakannya IIX sebagai sarana membaca website perguruan tinggi dan website www.inherent-dikti.net serta www.dikti.go.id, pada dasarnya merupakan tantangan bagi teman-teman yang melakukan riset jaringan untuk memastikan trafik antar perguruan tinggi dan dikti ini dilewatkan Inherent. Teknologi routernya rumit, tetapi tidak mustahil. Teman-teman bisa membuktikan bahwa IP banyak perguruan tinggi di Inherent bisa diakases baik melalui jalur Inherent maupun jalur IIX/Internet. Tentu teknologi dynamic routing ini perlu secepatnya diterapkan ke semua member inherent (subnodes).
Kirim Komentar
15. isran
klu itu yg baik,kenapa nd dicoba aja dulu ..tp sebelumnya di studi mengenai kelayakannya,biar nd buang duit ..
15-02-10 09:39
14. budimeeong
belum pernah si merasakan inherent..
katanya dunlut repo di kambing kayak sedotan naga...
jardiknas..?? cuma buat pekerja kantor ICT aja men fb, dunlut pilem, dan lagu.
kasian guru2 kami yang ingin mengakses jardiknas tapi ga dapet.
30-10-09 12:12
13. Riza
Sebenernya INHERENT itu guna banget, asal semua paper, skripsi, jurnal ilmiah,dll udah di-digitalisasi jadi semuanya bisa baca, kan lumayan juga tuh mempekerjakan orang yang kerjaannya scanning kertas doang,nambah lapangan kerja,bayangin aja kalo ada 60 universitas,satu universitas punya banyak fakultas,satu fakultas punya ribuan skripsi dan jurnal-jurnal,pasti yang kerjaannya scanning banyaaak banget.
Gak kayak sekarang,jaringan ada, yang dibaca enggak ada.
Payah...
Trus kalo INHERENT bisa buat transfer video perkuliahan dan nyimpen di server repo pas kuliah yang dosennya ngomongnya cepet dan yang diomongin rumit dan keluar semua pas ujian, itu juga guna. Tapi blom ada.
Payah...
29-05-09 04:37
12. Burket
Warnetan aja yuk, gitu aja kok pusing, apasih dampak inherent bagi mahasiswa, 0 mas, abisin APBN aja... HUH
27-12-08 09:53
11. mingto
mungkin saja kllo ada internetnya, mahasiswa sering membuka2 friendster kale..
30-11-08 01:27
10. praja
Daripada berpolemik, kita buktikan saja.
anggap link di web inherent ini adalah informasi yang sangant sangat penting..
jadi silahkan nilai sendiri jaringan mana yg lebih menguntungkan dari segi informasi yang didapat, yg berharga ratusan juta atau 700 ribu perbulan,.
berikut sesuai urutan URL,jardiknas,Inherent,Speedy :
Programs
Inherent UI accessible accessible accessible
SOI ITB NA NA NA
Inherent Unibraw accessible accessible accessible
Inherent UGM accessible accessible accessible
Inherent ITS NA NA NA
Contents
INHERENT STTA accessible NA accessible
STMIK-AMIK Riau NA NA NA
PIKSI INPUT SERANG accessible NA accessible
e-Learning Unimal NA NA NA
e-Learning Untan accessible NA accessible
e-Learning ITS accessible accessible accessible
e-Learning TF ITB accessible accessible accessible
UGM: eLisa original elisa accessible accessible accessible
i-Elisa versi opensource dari inherent UGM accessible accessible accessible
Belajar di USD accessible NA accessible
e-Learning TPB IPB NA NA accessible
Indonesian e-Journal accessible accessible accessible
Files
UU Sisdiknas accessible accessible accessible
HELTS 2003-2010 accessible accessible accessible
Draft SOP Inherent accessible accessible accessible
Link/Vicon/Computer accessible accessible accessible
Weblink
Depdiknas accessible NA accessible
Link Perguruan Tinggi Not Found Not Found Not Found
kompilasi EBSBED nasional accessible NA ccessible
JARDIKNAS accessible accessible accessible
nah kalu sudah lihat statistiknya baru bicara "buka friendster ama email yahoo doanks paling"
08-07-08 02:07
9. praja
seragamkan dulu konsep routing yg akan digunakan untuk semua peserta inherent, terutama bagi node lokal ke peserta dibawahnya.
saya percaya teman teman yg terhubung ke Inherent dibawah local node saat ini masih menggunakan "the magic routing concept in the world" -- NAT & PORT FOWARDING !!
08-07-08 10:01
8. ujang
kalau ada internet/IIX-nya bukan inherent tapi TELKOM ha ha ha
27-06-08 11:28
7. joko
Wah..kalo ITB sih jangan diragukan lagi, sebaian reviewer atawa petinggi/penentu kebijakan di Dikti kan orang ITB. Nggak ragu kalo itu pendapat bobby.
Coba donk rasakan sebagai pengelola PTN/PTS di daerah... mungkin nggak sampai seminggu anda minta dipulangkan.
09-06-08 01:37
6. bobby
sabar saja mas, tokh bagi kami di ITB kelihatannnya berguna, ftp2 kami banyak yang ngakses dari inherent, mau donlot iso tinggal donlot dari kambing.ui.edu.
kalo pasang IIX, paling banter buka friendster ama email yahoo doanks paling.
08-06-08 04:58
5. pulung
Inherent vs jardiknas ....inherent nggak ada koneksi internetnya, jardiknas plus koneksi internet...hasilnya ??? SAMA ...nggak ada kontent yang bisa dimanfaatkan selain vicon saja ..semoga cepat dibenahi...tks
06-06-08 02:56
4. agung
Setelah hibah inherent 2006 dan 2007 bahkan 2008 ini, seharusnya konten inherent sudah tidak diragukan lagi. Lihat saja daftar pemenang tahun-tahun lalu, mungkin ratusan jumlahnya. Tapi koq "kesannya" sulit sekali bisa memanfaatkan hasil-hasil tersebut. Mohon ketegasan konsep dan pengelolaan INHERENT-DIKTI. Terima kasih.
05-06-08 07:51
3. yudi
jangan demo dulu saudara di sini bisa didiskusikan mana yang terbaik, seandanya sudah diberi jalan tol yang bebas hambatan trus ditambahi banyak reklame IIX sehingga jalannya agak terhambat, gimana jadinya.
04-06-08 08:06
2. Yono
Saya juga memahami ide awal inherent, namun tingkat kemampuan komputasi masing-masing PT berbeda, alias the man behind the gun nya masih belum kompeten, untukt itu mohon Pak Bambang memberikan arahan yang bisa dishare knowledgenya, sehingga ada standarisasi koneksi baik di lokal node maupun yang ada di PT yang bersangkutan, terutama yang di lokal node, mohon konsolidasinya. Koneksi kami yang bukan PTN masih bergantung dengan lokal node.
04-06-08 02:22
1. boy
Apapun alasannya, yang jelas bisa dibuktikan sekarang adalah pertimbangan no 1,2,3 di atas juga tidak ada yang tercapai.
04-06-08 12:32