Penipuan Atas Nama Pejabat Pemerintahan
Date: 27-04-08 07:10Bambang Prastowo
Pendaftaran event di sini membuka identitas kita dalam bentuk messanger ID, email, dan nomor telpon seluler. Keberadaan id kontak yang sangat berguna untuk koordinasi dan berbagai keperluan lain terbukti telah dimanfaatkan para penjahat yang akhir-akhir ini semakin kreatif.
Saya tidak tahu bagaimana penipuan berkedok kontak dari pejabat tinggi bisa bertahan hidup. Seumur-umur saya pribadi sebagai seorang pegawai negeri, belum pernah ada modus dimana saya harus nalangi suatu pembiayaan yang saya transferkan ke orang lain terlebih ke institusi pada level yang lebih tinggi. Talangan yang sering saya lakukan maksimum adalah pembayaran untuk pembelian tiket pesawat atau vocer hotel yang saya bayarkan ke travel agent pada saat tiket dan vocer menginap itu sudah saya terima.
Mohon komentar teman-teman apakah selama ini memang benar-benar ada situasi betulan (bukan tipuan) dimana staf pada institusi di daerah mengirimkan uang talangan ke pusat untuk mendapat ganti di pusat saat acara telah dilaksanakan?
Kirim Komentar
10. DIKTI
Saya kaget ketika buka situs DITJEN DIKTI....... Ternyata ada Sub Sistem PORNO. ASLI DARI DIKTI.
Coba buka : dikti.go.id --> lalu klik Sub Sistem --> lalu klik IM-here. NAH, di sebelah kanan ada link ke "MEMEK INDONESIA".
GAWAT....
Coba lihat.
03-07-08 01:22
9. lambang
untuk menghindari penipuan seperti tersebut... kiranya lebih baik jika ada konfirmasi terlebih dahulu via e-mail atau dengan memakai fasilitas vicon? konfirmasi dilakukan bukan hanya 1 kali tapi bisa beberapa kali konfirmasi, jadi kita bisa lebih yakin.
03-06-08 11:06
8. februadi
sy juga sempat mendapat telpon serupa pd tanggal 29 april kemarin. Awalnya sipenelpon mengaku staf dari pak Munir yang menyuruh saya menelpon Pak munir di nomor 0818892701 untuk menerima instruksi pengiriman uang melalui ATM. Ketika saya mendengar penjelasannya, sy sadar kalau ini penipuan. Jadi untuk rekan2 harap hati2..!
22-05-08 11:29
7. didi
Saya sempat mengalami seperti yang diinfokan Pak Bambang Subarnas (komen no. 4). Hati-hati buat teman-teman sekalian.
07-05-08 07:44
6. yudi
Mohon, dapatnya pak pras menjembatani, gimana kalau operator vicon didata untuk contact personnya, kemudian nomor-2 contact tersebut hanya dikti atau anggota jaringan inherent saja yang tahu. sehingga mempersempit untuk terjadinya penipuan-2
06-05-08 11:10
5. Prastowo
Dengan biaya komunikasi yang semakin murah, penipuan masal akan terus terjadi. Idenya sederhana, dari 1000 prospek, dapat korban 1 persen saja sudah lebih dari sekedar menutup biaya komunikasi.
04-05-08 06:06
4. Bambang
Betul, modus itu ada. Pada hari Selasa 29 April kemarin, sekira pukul 14 saya menerima tlp via hpdengan no yang disembunyikan. Suara di tlp tsb mengatas namakan pegawai dari Pak Munir (DP2M), dan meminta saya untk menghubungi pak Munir secepatnya hari itu juga. Saya tanya, untuk urusan apa, si penelepon tidak menjelaskan, hanya diminta menelepon ke no yang dia kasih (catatan no tlp. Lupa). Dengan rasa curiga dan penasaran, kemudian sy kemudian kontak ke no. tsb, namun tidak diangkat. Tidak ada transaksi apapun, memang. Namun, sy bisa pastikan modus penipuan dengan mencatut nama nama ato lembaga di DIKTI.Mohon jadi perhatian buat yang lain.
Salam (B. Subarnas)
02-05-08 03:36
3. imam
Sepertinya model "kontak" langsung via telp, yang mengatasnamakan hadiah atau iming2 saat ini. Sebagian besar atau semunya hanyalah modus penipuan aja.
Kog ya tetep aja gak kapok" ya mereka.. Gima nih, harus di basmi yg seperti ini.
Regulasi kayaknya udah cukup dan banyak..
29-04-08 04:18
2. b.dhoni
Pak Bambang, beberapa hari yang lalu ada yang menghubungi kami yang meminta dana talangan untuk pertemuan dengan Dirjen Dikti di sebuah Hotel di Jakarta(Hotel sekitar Lapangan Banteng). Si penelepon mengatas namakan salah satu pejabat yang berada di dikti. Setelah crosscek ke Dikti bahwa acara tersebut tidak ada, maka kami mengambil kesimpulan si penelepon adalah PENIPU. Pesan ini semata-mata hanya untuk mengingatkan teman-teman yang lain. Sekian Thanks...
29-04-08 03:58
1. yudi
Pak bambang sangat benar, pada saat ini banyak penjahat menggunakan nama pejabat dikti untuk menipu, ini terjadi pada kami, kemarin ada orang yang menghubungi kami dengan mengambil data dari data vicon contac person, untungnya tidak kami teruskan untuk mentrasfer dana talangan yang disebutkan oleh penipu.
28-04-08 11:16